Cerpen Motivasi - Si Sulung atau si Bungsu ?

Cerpen Motivasi - Si Sulung atau si Bungsu ?

Sahabat pemikir cerdas kali ini pemikir cerdas kembali mengupdate postingannya hihihihhii. Maaf ya sahabat selama ini tidak rutin untuk update. Nah sahabat berikut ini ada sebuah cerpen yang menggambarkan 2 karakter berbeda yang menanggapi satu pesan yang sama... sahabat bingung ya ..... agar sahabat mengerti silakan baca lebih lanjutnya sahabat.
Alkisah, hiduplah sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan dua orang anak laki-laki (sebut saja si-Sulung dan si-Bungsu). Pada suatu hari, sang Ayah mendadak sakit keras dan diprediksi sudah mendekati ajalnya. Menyadari akan hal ini, sang Ayah pun segera memanggil kedua anak laki-lakinya si-Sulung dan si-Bungsu.

Sesudah mereka berdua bersimpuh didekat Ayah berbaring, sang Ayah pun menyatakan permintaannya kepada mereka : “Kalian berdua harus berjanji kepada Ayah……, bahwa setelah Ayah meninggal dunia nanti, kalian berdua harus menepati 2 pesan terakhir Ayah”. Sambil terisak tangis dan suasana hati yang tidak karuan, Sulung dan Bungsu pun hanya dapat manggut-manggut melihat kondisi Ayahnya yang semakin kritis.

Begini kira-kira kedua pesan Ayahnya itu:
kata kata cinta,kata kata mutiara,kata motivasi,pidato singkat,berita bola,kata kata gombal,kata kata lucu,cerpen pendidikan,cerpen sedih,tutorial blog,zodiak,ramalan bintang,berita terkini,otomotif,kata selamat ulang tahun,kata selamat hari ibu,kata kata galau, cerpen cinta, kata gaul

PERTAMA, kalian harus berjanji kepada Ayah, bahwa setelah Ayah meninggal nanti, kalian berduaTIDAK BOLEH MENAGIH PIUTANG kepada siapapun”. Tidak ada tindakan lain dari Sulung maupun Bungsu dalam menanggapi pesan PERTAMA Ayahnya itu selain mengatakan IYA KAMI BERJANJI dan menganggukkan kepala meski perasaan bingung menghinggapi kedua Anak tersebut.

KEDUA, kalian berdua harus berjanji kepada Ayah, bahwa setelah Ayah meninggal nanti, kalian berdua TIDAK BOLEH TERKENA SINAR MATAHARI SECARA LANGSUNG”. Semakin bingung-lah mereka terhadap permintaan Ayahnya. Tetapi sekali lagi keadaan lah yang memaksa mereka berdua untuk mengatakan IYA KAMI BERJANJI dan menganggukkan kepala.

Akhirnya, sesuai dengan rencana sang Ayah pun meninggal dunia dengan tenang karena telah menyatakan pesannya kepada kedua Anaknya. Prosesi pemakaman pun berlangsung dan kehidupan harus terus berjalan, karena baik Sulung maupun Bungsu memiliki Wirausaha yang harus dijalankan sebagai sandaran hidup.

Hari berganti hari, Minggu berganti minggu, Bulan dan Tahun. Tidak terasa 5 tahun telah berlalu sejak kematian sang Ayah. Disinilah mulai tampak perbedaan yang sangat mencolok antara Sulung dan Bungsu. Sang Ibu sebagai orang di “Tengah” pun tanggap akan hal ini. Perbedaan yang paling nyata adalah soal EKONOMI / KEUANGAN. Sang Ibu merasa iba kepada nasib si-Bungsu yang ekonominya sangat amburadul dan boleh dikatakan mulai Gulung Tikar. Sebaliknya, sang Ibu pun bangga kepada nasih si-Sulung yang boleh dibilang sangat sukses dalam bidang ekonomi.

Tergelitik rasa penasaran, iba dan bangga yang bercampur jadi satu, sang Ibu pun mengunjungi si-Bungsu untuk menanyakan perihal nasibnya:


“Wahai Bungsu, mengapa nasib mu sedemikian malangnya anakku ???”.
Si Bungsu pun menjawab:
“Ini karena saya menuruti 2 pesan wasiat Ayah. PERTAMA, SAYA DILARANG MENAGIH PIUTANG KEPADA SIAPAPUN. Sedangkan teman, kolega, client, dll tidak berniat untuk mengembalikan hutang mereka jika tidak ditagih, sehingga lama-kelamaan habislah modal saya Ibu. KEDUA, Ayah melarang saya untuk KENA SINAR MATAHARI SECARA LANGSUNG, itulah sebabnya pergi dan pulang dari Toko, saya selalu menggunakan jasa Taxi, karena saya hanya memiliki sepeda motor, sehingga modal saya lama-kelamaan habis Ibu”.

Melihat malangnya nasih Bungsu, sang Ibu pun menghibur dengan mengatakan :
ENGKAU MEMANG ANAK YANG BERBAKTI, KARENA ENGKAU MENJAGA JANJIMU KEPADA AYAH”.

Kemudian berkunjunglah sang Ibu ke kediaman Sulung. Kali ini suasana berubah 180 derajat. Si Sulung adalah orang yang kaya raya dan sangat makmur ekonominya. Penasaran, sang Ibu pun menanyakan perihal nasibnya :

“Wahai Sulung, mengapa nasibmu sedemikian beruntung anakku ???”.

Si Sulung pun menjawab: “Ini karena saya menuruti 2 pesan wasiat Ayah”.
Sang Ibu pun keheranan akan jawaban Sulung dan menanyakan dengan rasa penasaran yang tinggi,
“kok bisa begitu ???”.
Sulung pun menjawab :
PERTAMA, SAYA DILARANG MENAGIH PIUTANG KEPADA SIAPAPUN, oleh karena itu SAYA TIDAK PERNAH MEMBERIKAN HUTANG KEPADA PARA PELANGGAN SAYA, sehingga modal saya tetap. KEDUA, SAYA DILARANG KENA SINAR MATAHARI SECARA LANGSUNG, karena saya hanya memiliki sepeda motor, maka saya berangkat ke Toko pagi-pagi benar sebelum matahari terbit, dan pulang dari Toko malam benar setelah matahari terbenam, sehingga SEMUA CUSTOMER SAYA TAHU BAHWA TOKO SAYA BUKA PALING PAGI & TUTUP PALING MALAM, sehingga Toko saya diserbu banyak pelanggan”.

Sang Ibu pun keheranan penuh kekaguman akan jawaban dari si-Sulung.
Selama ini anda selalu memerankan karakter Sulung / Bungsu ???
Semoga bermanfaat untuk menghadapi persoalan hidup apapun.

Anda hanya tinggal memilih …… Sulung ……….. atau ……………..Bungsu?


Cerpen Motivasi - Si Sulung atau si Bungsu ?

Read More
Pemikir Cerdas

Kata Motivasi Diri - Terus Melangkah

Kata Motivasi Diri - Terus Melangkah

 Sahabat pemikir cerdas ingin sukses kan.... kita semua pasti ingin sukses tetapi untuk mendapatkan kesuksesan itu tidaklah segampang membalikkan telapak tangan sahabat. Banyak rintangan yang harus dilalui   sahabat. Jatuh bangun kita untuk bisa mencapai kesuksesan sahabat.

Jangan pernah meremehkan dirimu.

Tuhan memberikanmu hidup bukan karna kau membutuhkannya, tapi karna banyak yg membutuhkanmu.

Jgn hiraukan mereka yg menjelekkanmu.
Siapa dirimu hanya kau yg tau,
Kaulah yg menentukan, bukan mereka!

Jgn remehkan dirimu sendiri. Kau terlahir dgn banyak talenta Manfaatkanlah !

Semua itu adalah jembatan menuju kebahagiaan dan kesuksesanmu.

Sesuatu yg dimulai dgn kebaikan akan menghasilkan kebaikan. Namun jika hasilnya belum baik, maka itu bukanlah akhir perjalananmu

Hidup selalu punya banyak cara utk membuatmu terjatuh. Namun, apa yg benar²  bisa membuatmu jatuh adalah sikapmu sendiri.

kata kata cinta,kata kata mutiara,kata motivasi,pidato singkat,berita bola,kata kata gombal,kata kata lucu,cerpen pendidikan,cerpen sedih,tutorial blog,zodiak,ramalan bintang,berita terkini,otomotif,kata selamat ulang tahun,kata selamat hari ibu,kata kata galau, cerpen cinta, kata gaul

Jgn pernah berpikir kau bukanlah siapa², krn kau tak pernah tau bhw "ada seseorang yg berpikir kau adlh segalanya"

Jgn pikirkan mrk yg membencimu, krn sebenarnya mrk hanya iri atas pribadimu yg lebih baik. Abaikan & teruslah melangkah.

Jgn memandang rendah dirimu sendiri. Jika kau tak bahagia dgn hidupmu saat ini, introspeksi & berusahalah lbh baik.

Semua orang punya kelebihan & kekurangan, tapi jika kau tak bisĪ± menghargai kekuranganmu,
Itu artinya kau tak menghargai dirimu sendiri..

Maju terus...

Karena Kau adalah orang dan pribadi yang luar biasa !

Selamat Berjuang Saudaraku...moga dimudahkan segala urusan dan diberi kekuatan dan kesehatan dalam terus melangkah utk menggapai asa dan cita, Aamiin.


Kata Motivasi Diri - Terus Melangkah

Read More
Pemikir Cerdas

Contact Us

Name

Email *

Message *

Designed By Seo Blogger Templates