cinta-yang-menemukan-jalan-pulang

Aku masih ingat suara tangis yang terdengar di dalam hatiku, ketika cinta yang kupikirkan selama ini lenyap tanpa jejak, dan aku menyadari bahwa aku harus menemukan jalan pulang dengan cinta yang menemukan jalan pulang.

Aku seperti seekor burung yang telah kehilangan sayapnya, tidak bisa terbang tinggi untuk menemukan cahaya yang menuntun ke jalan yang benar. Aku merasa kehilangan arah dalam hidupku.

Pemikir Cerdas

Peristiwa ini terjadi setelah aku kehilangan kekasihku, Alex, yang telah menjadi bagian integral dari hidupku. Kehilangan cinta yang berarti membuat aku merasa seperti telah kehilangan arah dalam hidupku. Aku mulai untuk bertanya kepada diri sendiri, apa yang salah dengan aku?

Mengapa Alex harus meninggalkanku? Aku merasa seperti telah gagal dalam mencintai seseorang yang berharga, dan aku tidak bisa menemukan jalan untuk memulai kembali. Tapi, aku tidak pernah menyerah.

Aku terus mencari jalan pulang, terus berjalan sendirian di jalan raya, dan terus menemukan kekuatan dalam diri sendiri. Aku belajar untuk mencintai diri sendiri, untuk menerima bahwa kehilangan adalah bagian dari kehidupan, dan bahwa aku tidak sendirian dalam perjalanan ini.

Aku tidak pernah menemukan Alex lagi, tapi aku menemukan diri sendiri. Aku menemukan kekuatan untuk melanjutkan hidup, untuk mencintai diri sendiri, dan untuk menemukan jalan pulang dengan cinta yang menemukan jalan pulang.

Blog Pemikir Cerdas sebagai media untuk berbagi informasi dan tutorial simple untuk dunia IT.

Comments

Masukan sahabat sangat berarti untuk perbaikan kedepannya.
EmoticonEmoticon