Astrid mengeratkan tali tas kanvasnya yang sudah mulai pudar warnanya di bagian bahu, sambil menatap ke luar jendela kelas yang menghadap ke taman kampus. Matahari senja memancarkan cahaya keemasan yang hangat, membuat dedaunan pohon di taman terlihat seperti dilapisi oleh emas. Ia memikirkan tentang revisi skripsi yang masih belum selesai, dan bagaimana ia harus menyelesaikannya sebelum deadline. Saat itu, ia merasakan kesulitan untuk memfokuskan diri pada pekerjaan, karena pikirannya terus saja membayangkan tentang teman sekelasnya, Kaid. Kaid adalah seorang mahasiswa yang tampan dan pintar, yang selalu memperhatikan Astrid dengan penuh kasih sayang. Astrid merasa bahwa Kaid adalah orang yang sangat spesial, dan ia tidak bisa membayangkan hidupnya tanpa kehadiran Kaid. Astrid memutuskan untuk pergi ke perpustakaan kampus untuk mencari referensi tentang skripsinya, dan berharap bisa menemukan Kaid di sana. Saat ia berjalan menuju perpustakaan, ia merasakan semangat yang baru, karena ia tahu bahwa ia akan bertemu dengan Kaid. Di perpustakaan, Astrid menemukan Kaid yang sedang membaca buku di meja belajar. Ia merasa gembira dan bersemangat, karena bisa bertemu dengan Kaid. Kaid memandang Astrid dengan senyum yang manis, dan Astrid merasa bahwa hatinya berdegup kencang. Mereka berdua kemudian duduk bersama, dan membahas tentang skripsi mereka. Astrid merasa bahwa Kaid sangat membantu, dan ia bisa memahami konsep yang sulit dengan lebih mudah. Saat mereka berdua sedang membahas, Astrid merasakan bahwa ada sesuatu yang berbeda dalam dirinya. Ia merasa bahwa ia telah menemukan seseorang yang sangat spesial, dan ia tidak ingin kehilangan orang itu. Astrid dan Kaid kemudian memutuskan untuk pergi ke kafe kampus, untuk merayakan kesuksesan mereka dalam menyelesaikan skripsi. Di kafe, mereka berdua duduk bersama, dan menikmati secangkir kopi sambil membicarakan tentang masa depan mereka. Astrid merasa bahwa ia telah menemukan tujuan hidupnya, dan ia tidak ingin kehilangan Kaid. Mereka berdua kemudian berbagi ciuman pertama mereka, di bawah cahaya senja yang hangat. Astrid merasa bahwa itu adalah momen yang sangat spesial, dan ia tidak akan pernah melupakan momen itu.
Setelah ciuman pertama mereka, Astrid dan Kaid duduk dengan diam sejenak, menikmati kehangatan senja yang masih memancar melalui jendela kafe. Mereka berdua tersenyum satu sama lain, dan Astrid bisa melihat kilatan kebahagiaan di mata Kaid. Mereka memutuskan untuk menikmati malam mereka dengan berjalan-jalan di sekitar kampus, menikmati suasana yang tenang dan damai. Saat berjalan, mereka berbicara tentang impian mereka, tentang apa yang mereka ingin capai di masa depan, dan tentang bagaimana mereka ingin menjalani hidup mereka bersama. Astrid merasa bahwa ia telah menemukan teman sejati, dan juga cinta sejatinya. Mereka berdua berhenti di sebuah tempat yang menghadap ke danau kampus, dan duduk bersama di atas rumput yang hijau. Kaid mengambil tangan Astrid, dan mereka berdua menatap ke arah danau, menikmati keindahan alam yang ada di depan mereka. Astrid merasa bahwa ia telah menemukan kedamaian, dan ia tidak ingin kehilangan perasaan ini. Kaid kemudian berbicara, 'Astrid, aku sangat bahagia bahwa kita telah menyelesaikan skripsi kita, dan sekarang kita bisa membawa impian kita menjadi kenyataan.' Astrid tersenyum, dan ia menjawab, 'Aku juga sangat bahagia, Kaid. Aku merasa bahwa kita telah menemukan sesuatu yang sangat spesial.' Mereka berdua kemudian terdiam sejenak, menikmati kehangatan malam yang ada di sekitar mereka. Setelah beberapa saat, Kaid berbicara lagi, 'Astrid, aku memiliki sesuatu yang ingin aku katakan kepada kamu.' Astrid menatap Kaid dengan penasaran, dan ia bertanya, 'Apakah itu?' Kaid mengambil napas dalam-dalam, dan ia menjawab, 'Aku ingin kita untuk selalu bersama, Astrid. Aku ingin kita untuk menjalani hidup kita bersama, dan untuk mengejar impian kita bersama.' Astrid merasa bahwa hatinya telah meleleh, dan ia tidak bisa menahan air matanya. Ia menjawab, 'Aku juga ingin itu, Kaid. Aku ingin kita untuk selalu bersama, dan untuk menjalani hidup kita dengan bahagia.' Mereka berdua kemudian berpelukan, dan mereka menikmati kehangatan malam yang ada di sekitar mereka. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan sesuatu yang sangat spesial, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya.
Saat malam semakin larut, Astrid dan Kaid memutuskan untuk kembali ke asrama mereka. Mereka berdua berjalan dengan bahagia, menikmati keindahan malam yang ada di sekitar mereka. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan cinta sejati, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya. Saat mereka berdua berpisah, Astrid tidak bisa menahan senyumnya. Ia tahu bahwa ia telah menemukan sesuatu yang sangat spesial, dan ia akan selalu menjaganya.
Beberapa bulan kemudian, Astrid dan Kaid telah menyelesaikan studi mereka, dan mereka berdua telah memulai karir mereka. Mereka berdua masih bersama, dan mereka berdua masih menjalani hidup mereka dengan bahagia. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan cinta sejati, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya. Astrid dan Kaid telah membuktikan bahwa cinta sejati dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga, dan bahwa cinta sejati dapat bertahan selamanya.
Setelah ciuman pertama mereka, Astrid dan Kaid duduk dengan diam sejenak, menikmati kehangatan senja yang masih memancar melalui jendela kafe. Mereka berdua tersenyum satu sama lain, dan Astrid bisa melihat kilatan kebahagiaan di mata Kaid. Mereka memutuskan untuk menikmati malam mereka dengan berjalan-jalan di sekitar kampus, menikmati suasana yang tenang dan damai. Saat berjalan, mereka berbicara tentang impian mereka, tentang apa yang mereka ingin capai di masa depan, dan tentang bagaimana mereka ingin menjalani hidup mereka bersama. Astrid merasa bahwa ia telah menemukan teman sejati, dan juga cinta sejatinya. Mereka berdua berhenti di sebuah tempat yang menghadap ke danau kampus, dan duduk bersama di atas rumput yang hijau. Kaid mengambil tangan Astrid, dan mereka berdua menatap ke arah danau, menikmati keindahan alam yang ada di depan mereka. Astrid merasa bahwa ia telah menemukan kedamaian, dan ia tidak ingin kehilangan perasaan ini. Kaid kemudian berbicara, 'Astrid, aku sangat bahagia bahwa kita telah menyelesaikan skripsi kita, dan sekarang kita bisa membawa impian kita menjadi kenyataan.' Astrid tersenyum, dan ia menjawab, 'Aku juga sangat bahagia, Kaid. Aku merasa bahwa kita telah menemukan sesuatu yang sangat spesial.' Mereka berdua kemudian terdiam sejenak, menikmati kehangatan malam yang ada di sekitar mereka. Setelah beberapa saat, Kaid berbicara lagi, 'Astrid, aku memiliki sesuatu yang ingin aku katakan kepada kamu.' Astrid menatap Kaid dengan penasaran, dan ia bertanya, 'Apakah itu?' Kaid mengambil napas dalam-dalam, dan ia menjawab, 'Aku ingin kita untuk selalu bersama, Astrid. Aku ingin kita untuk menjalani hidup kita bersama, dan untuk mengejar impian kita bersama.' Astrid merasa bahwa hatinya telah meleleh, dan ia tidak bisa menahan air matanya. Ia menjawab, 'Aku juga ingin itu, Kaid. Aku ingin kita untuk selalu bersama, dan untuk menjalani hidup kita dengan bahagia.' Mereka berdua kemudian berpelukan, dan mereka menikmati kehangatan malam yang ada di sekitar mereka. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan sesuatu yang sangat spesial, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya.
Saat malam semakin larut, Astrid dan Kaid memutuskan untuk kembali ke asrama mereka. Mereka berdua berjalan dengan bahagia, menikmati keindahan malam yang ada di sekitar mereka. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan cinta sejati, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya. Saat mereka berdua berpisah, Astrid tidak bisa menahan senyumnya. Ia tahu bahwa ia telah menemukan sesuatu yang sangat spesial, dan ia akan selalu menjaganya.
Beberapa bulan kemudian, Astrid dan Kaid telah menyelesaikan studi mereka, dan mereka berdua telah memulai karir mereka. Mereka berdua masih bersama, dan mereka berdua masih menjalani hidup mereka dengan bahagia. Mereka berdua tahu bahwa mereka telah menemukan cinta sejati, dan mereka tidak akan pernah melepaskannya. Astrid dan Kaid telah membuktikan bahwa cinta sejati dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga, dan bahwa cinta sejati dapat bertahan selamanya.
💡 Pesan Moral:
Cinta sejati dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga, dan cinta sejati dapat bertahan selamanya jika kita menjaganya dengan sungguh-sungguh.
Cinta sejati dapat ditemukan di tempat yang tidak terduga, dan cinta sejati dapat bertahan selamanya jika kita menjaganya dengan sungguh-sungguh.
