Aku masih ingat saat itu, aku berdiri di tengah kemacetan Jakarta, melihat lautan asap knalpot yang memenuhi udara. Aku merasa sedih, karena aku tahu bahwa mobil listrik bisa menjadi jawaban atas masalah ini, membantu menciptakan Masa Depan Mobil Listrik di Jalanan Indonesia yang lebih baik.
Tapi, kenapa aku gagal mengubah jalanan Indonesia menjadi lebih ramah untuk mobil listrik? Aku telah mencoba segala cara, dari kampanye sosial media hingga pertemuan dengan pejabat pemerintah. Tapi, semua itu tidak cukup.
Aku menyadari bahwa masalah ini tidak hanya tentang teknologi, tapi juga tentang perilaku manusia. Aku perlu mengubah cara berpikir orang-orang, membuat mereka menyadari bahwa mobil listrik bukan hanya tentang lingkungan, tapi juga tentang kesehatan dan kesejahteraan mereka.