Pentingnya Validasi Emosi Diri Sendiri

Rahasia yang Tidak Pernah Dibisikkan

Aku masih ingat saat aku kecil, aku selalu dipaksa untuk menutupi perasaan aku. Aku tidak boleh menangis, aku tidak boleh marah, dan aku tidak boleh sedih. Aku harus selalu tersenyum dan menunjukkan bahwa aku bahagia. Tapi, apakah itu benar-benar membuat aku bahagia? Atau itu hanya membuat aku lebih buruk daripada sebelumnya? Pentingnya Validasi Emosi Diri Sendiri sebenarnya sudah ada di depan mata kita, namun kita sering mengabaikannya.

Pemikir Cerdas

Cara Lama vs Cara Baru: Mengapa Validasi Emosi Diri Sendiri Itu Penting?

Cara lama memvalidasi emosi diri sendiri biasanya berfokus pada menutupi perasaan kita. Kita berusaha untuk tidak merasa sedih, marah, atau takut, karena kita pikir itu tidak pantas. Namun, itu tidak bekerja. Perasaan kita tidak akan pernah pergi hilang, dan menutupinya hanya akan membuat kita lebih buruk. Bayangkan air yang terus-menerus dipendam, sampai akhirnya meletus dan menghancurkan semuanya.

Cara baru memvalidasi emosi diri sendiri, di sisi lain, berfokus pada mengakui perasaan kita. Kita membiarkan diri kita merasa sedih, marah, atau takut, karena kita tahu itu adalah bagian dari menjadi manusia. Kita membiarkan diri kita untuk mengalami emosi-emosi tersebut, dan kita membiarkan diri kita untuk menemukan cara untuk mengatasinya. Seperti cermin yang memantulkan kebenaran, kita harus menghadapi diri kita sendiri dan menerima apa adanya.

Bagaimana Mengubah Cara Lama Menjadi Cara Baru?

Bagaimana kita bisa mengubah cara lama menjadi cara baru? Bagaimana kita bisa mengakui perasaan kita dan membiarkannya berlalu? Berikut beberapa tips:

  • Mengakui perasaan kita. Jika kita merasa sedih, marah, atau takut, kita perlu mengakui perasaan kita.
  • Menemukan cara untuk mengatasinya. Jika kita merasa sedih, kita bisa menemukan cara untuk mengatasinya, seperti berjalan-jalan di luar atau menulis tentang perasaan kita.
  • Membela diri kita sendiri. Jika kita merasa diri kita tidak pantas, kita perlu membela diri kita sendiri dan mengakui bahwa kita adalah manusia yang layak.

Kesimpulan

Validasi emosi diri sendiri itu penting. Kita perlu mengakui perasaan kita dan membiarkannya berlalu, bukannya menelaninya. Kita perlu mengubah cara lama menjadi cara baru, dan itu memulai dari mengakui perasaan kita. Jadi, mulai dari sekarang, kita harus belajar untuk menerima diri kita sendiri, dengan segala kekuatan dan kelemahan kita.

Blog Pemikir Cerdas sebagai media untuk berbagi informasi dan tutorial simple untuk dunia IT.

Comments

Masukan sahabat sangat berarti untuk perbaikan kedepannya.
EmoticonEmoticon